Tes Intelegensi Umum·Verbal (Analogi)·16x dibaca

Analogi Verbal adalah Tes yang Mengukur Kemampuan Seseorang dalam Melihat Hubungan atau Korelasi Makna antara Dua Kata

1. Definisi dan Tujuan

Analogi verbal adalah tes yang mengukur kemampuan seseorang dalam melihat hubungan atau korelasi makna antara dua kata. Tujuannya adalah menilai kemahiran logika, keluasan kosa kata, serta kemampuan menarik kesimpulan dari hubungan-hubungan yang abstrak.

2. Struktur Soal

Format umum soal ini adalah:

A : B = C : .... (A berhubungan dengan B, sebagaimana C berhubungan dengan D)

Tugas Anda adalah menemukan kata D yang memiliki hubungan yang identik dengan hubungan antara A dan B.

3. Jenis-Jenis Hubungan (Korelasi) yang Sering Muncul

Kunci utama menjawab analogi adalah mengidentifikasi jenis hubungannya. Berikut adalah pola-pola yang paling sering keluar:

  • Sebab - Akibat

    • Contoh: Api : Panas = Es : Dingin.

  • Bagian - Keseluruhan

    • Contoh: Daun : Pohon = Jendela : Rumah.

  • Fungsi/Kegunaan

    • Contoh: Pulpen : Menulis = Gunting : Memotong.

  • Definisi/Sifat

    • Contoh: Baja : Keras = Kapas : Lembut.

  • Sinonim (Padanan Kata)

    • Contoh: Bohong : Dusta = Bertemu : Berjumpa.

  • Antonim (Lawan Kata)

    • Contoh: Tinggi : Rendah = Cepat : Lambat.

  • Tempat (Habitat/Lokasi)

    • Contoh: Ikan : Laut = Padi : Sawah.

  • Pelaku - Alat/Hasil

    • Contoh: Penulis : Buku = Petani : Padi.

  • Urutan (Sekuensial)

    • Contoh: Senin : Selasa = Januari : Februari.


4. Strategi Jitu Menjawab Soal Analogi

Agar tidak terjebak, gunakan langkah-langkah berikut:

  1. Buatlah Kalimat Penghubung (Metode Kalimat) Jangan hanya melihat kata per kata. Buatlah kalimat pendek yang menghubungkan dua kata pertama.

    • Soal: Hutan : Pohon = ... : ...

    • Logika: Hutan terdiri dari kumpulan pohon.

    • Pilihan: Laut : Air (Laut terdiri dari kumpulan air). Ini adalah jawaban yang logis.

  2. Perhatikan Urutan (Arah Hubungan) Jika hubungan di ruas kiri adalah Pekerja : Alat, maka di ruas kanan juga harus Pekerja : Alat. Jangan terbalik menjadi Alat : Pekerja.

    • Salah: Gergaji : Kayu = Penjahit : Jarum (Terbalik: Alat : Objek vs Subjek : Alat).

  3. Identifikasi Hubungan yang Spesifik Jika hubungan "Sifat" terasa terlalu umum, carilah yang lebih spesifik.

    • Contoh: Haus : Air = Lapar : Makan.

    • Logika: Haus butuh air, lapar butuh makan (Hubungan kebutuhan).

  4. Hati-hati dengan Kata yang Mengecoh Terkadang ada kata yang terdengar mirip atau berada di bidang yang sama namun hubungannya berbeda. Selalu kembalikan ke metode kalimat.


5. Contoh Soal dan Pembahasan

Soal 1: KIMIA : LABORATORIUM = ....

A. Dokter : Rumah Sakit

B. Masakan : Dapur

C. Astronomi : Teropong

D. Dosen : Buku

E. Padi : Sawah

  • Pembahasan: Kalimat penghubungnya: "Ilmu Kimia dipelajari/dipraktikkan di Laboratorium." Maka, jawaban yang paling tepat adalah B. (Masakan dibuat di dapur — meskipun objek, polanya paling mendekati tempat aktivitas spesifik). Namun, jika ada pilihan Biologi : Laboratorium, itu lebih tepat. Dalam pilihan ini, B adalah yang paling logis secara lokasi aktivitas.

Soal 2: KAKAK : ADIK = ....

A. Ayah : Ibu

B. Senior : Junior

C. Guru : Murid

D. Atasan : Bawahan

E. Besar : Kecil

  • Pembahasan: Kalimat penghubungnya: "Kakak adalah tingkatan yang lebih tua/tinggi dari Adik dalam hierarki keluarga." Hubungan yang setara adalah B. Senior : Junior (Tingkatan dalam organisasi/sekolah).


Tips Latihan

  • Perbanyak kosa kata: Baca KBBI atau sering baca berita untuk memahami kata-kata serapan atau istilah ilmiah.

  • Latihan soal rutin: Analogi adalah masalah "jam terbang". Semakin sering berlatih, insting logika Anda akan semakin tajam.

  • Gunakan Eliminasi: Jika bingung, eliminasi jawaban yang kalimat penghubungnya benar-benar tidak masuk akal.

Materi Lainnya

Bagikan