Bhinneka Tunggal Ika: Keberagaman dalam Persatuan
Bhinneka Tunggal Ika adalah semboyan negara Indonesia yang berarti "Berbeda-beda tetapi tetap satu". Semboyan ini berasal dari kitab Sutasoma karya Mpu Tantular pada masa Kerajaan Majapahit.
Indonesia memiliki lebih dari 1.340 suku bangsa, 700+ bahasa daerah, dan beragam agama serta kepercayaan. Keberagaman ini menjadi kekayaan bangsa yang harus dijaga dan dilestarikan melalui sikap toleransi dan saling menghargai.
Sebagai ASN, implementasi Bhinneka Tunggal Ika berarti memberikan pelayanan publik secara adil tanpa diskriminasi. ASN harus mampu bekerja sama dengan rekan kerja dari berbagai latar belakang dan melayani masyarakat tanpa membedakan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).
Tantangan utama dalam menjaga kebhinnekaan adalah maraknya hoaks, ujaran kebencian, dan intoleransi. Sebagai pelayan publik, ASN harus menjadi teladan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.