Tes Intelegensi Umum·Verbal (Silogisme)·9x dibaca

Panduan Lengkap Silogisme (Penalaran Logis) - TIU CPNS

Silogisme adalah bentuk penalaran deduktif yang menarik kesimpulan dari dua atau lebih pernyataan (premis) yang dianggap benar. Dalam tes CPNS, Anda diminta untuk menentukan kesimpulan yang pasti benar berdasarkan premis yang diberikan, bukan berdasarkan fakta di dunia nyata.

1. Komponen Dasar Silogisme

  • Premis Umum (Mayor): Pernyataan yang bersifat umum.

  • Premis Khusus (Minor): Pernyataan yang bersifat lebih spesifik.

  • Kesimpulan (Konklusi): Hasil penyimpulan dari kedua premis.

2. Kuantor (Kata Kunci) dalam Silogisme

Memahami kata kunci sangat krusial dalam menentukan cakupan pernyataan:

  • Universal (Semua, Seluruh, Setiap): Berlaku untuk seluruh anggota kelompok tanpa kecuali.

  • Partikular (Beberapa, Ada, Sementara, Sebagian): Berlaku untuk minimal satu anggota atau tidak seluruhnya.

  • Negasi (Tidak, Bukan): Pengingkaran terhadap suatu pernyataan.

3. Hukum-Hukum Penarikan Kesimpulan

A. Prinsip Dasar

  1. Jika semua premis bersifat positif, maka kesimpulan harus positif.

  2. Jika salah satu premis bersifat partikular (beberapa), maka kesimpulan harus partikular.

  3. Jika salah satu premis bersifat negatif (tidak/bukan), maka kesimpulan harus negatif.

  4. Jika kedua premis bersifat partikular, maka TIDAK DAPAT ditarik kesimpulan.

  5. Jika kedua premis bersifat negatif, maka TIDAK DAPAT ditarik kesimpulan.

B. Metode Modus (Penalaran Implikasi $P \rightarrow Q$)

  1. Modus Ponens

    • Premis 1: $P \rightarrow Q$

    • Premis 2: $P$

    • Kesimpulan: $Q$

    • Contoh: Jika hujan, jalan basah. Sekarang hujan. Maka, jalan basah.

  2. Modus Tollens

    • Premis 1: $P \rightarrow Q$

    • Premis 2: $\sim Q$ (Bukan $Q$)

    • Kesimpulan: $\sim P$ (Bukan $P$)

    • Contoh: Jika hujan, jalan basah. Jalan tidak basah. Maka, tidak hujan.

  3. Silogisme Hipotesis

    • Premis 1: $P \rightarrow Q$

    • Premis 2: $Q \rightarrow R$

    • Kesimpulan: $P \rightarrow R$

    • Contoh: Jika rajin belajar, maka lulus. Jika lulus, maka orang tua senang. Kesimpulan: Jika rajin belajar, maka orang tua senang.

4. Teknik Cepat Menggunakan Diagram Venn

Untuk soal "Semua" dan "Beberapa", gunakan visualisasi lingkaran:

  • Semua A adalah B: Lingkaran A berada di dalam lingkaran B.

  • Beberapa A adalah B: Lingkaran A dan B beririsan.

  • Tidak ada A yang B: Lingkaran A dan B terpisah sama sekali.

5. Jebakan Umum dalam Soal CPNS

  1. Kesimpulan yang Terlalu Luas: Menarik kesimpulan "Semua" padahal salah satu premis adalah "Beberapa".

  2. Menggunakan Logika Luar: Menjawab berdasarkan pengetahuan umum/fakta nyata, padahal premis di soal menyatakan hal yang berbeda. Ingat: Patuhi Premis!

  3. Kesimpulan Terbalik: Misalnya, "Semua mawar adalah bunga" disimpulkan menjadi "Semua bunga adalah mawar" (Ini Salah).


Contoh Soal dan Pembahasan

Soal 1:

  • Premis 1: Semua atlet pandai mengatur waktu.

  • Premis 2: Sebagian mahasiswa adalah atlet.

  • Kesimpulan?

    • Analisis: Ada kata "Semua" dan "Sebagian". Maka kesimpulan harus "Sebagian".

    • Jawaban: Sebagian mahasiswa pandai mengatur waktu.

Soal 2:

  • Premis 1: Jika hari ini mendung, maka ibu tidak menjemur pakaian.

  • Premis 2: Ibu menjemur pakaian.

  • Kesimpulan?

    • Analisis: Ini adalah Modus Tollens ($P \rightarrow \sim Q$ dan $Q$).

    • Jawaban: Hari ini tidak mendung.


Semoga materi ini membantu Anda memahami logika silogisme dengan lebih tajam. Kuncinya adalah sering berlatih untuk mengenali pola-pola kalimat yang diberikan!

Materi Lainnya

Bagikan