1. Bangun Tiga Dimensi Pada soal visualisasi bangun ruang terdiri dari 2 bagian utama: 1. Soal yang menunjukkan suatu pola bidang datar (2 dimensi) yang dapat dilipat membentuk bangun ruang (3 dimensi). 2. Soal yang menunjukkan suatu pola bangun ruang (3 dimensi) dan dapat diubah ke dalam bentuk bidang datar (2 dimensi). Pada masing-masing bidang datar memiliki simbol pada setiap sisinya. Simbol-simbol yang terdapat pada sisi-sisi bidang datar harus dipahami sehingga saat dilipat
Selengkapnya...

Mencocokkan hasil pencerminan Mencocokkan hasil pencerminan merupakan salah satu bentuk tes gambar dua dimensi yang bertujuan untuk mencari bayangan suatu gambar. Bayangan yang dimaksud berdasarkan garis horizontal, vertikal, maupun diagonal Contoh Soal 1 Jawaban A Contoh Soal 2 Jawaban A Contoh Soal 3 Jawaban E Contoh Soal 4 Jika gambar di atas dicerminkan terhadap garis vertikal, maka menghasilkan gambar .... Jawaban:
Selengkapnya...

Mencocokkan Hasil Rotasi Mencocokkan hasil rotasi sedikit lebih kompleks dibanding rotasi dalam bentuk dua bangun saja. Biasanya pertanyaan berupa penyajian beberapa kelompok bentuk bangun dua dimensi, di antara beberapa kelompok tersebut hanya ada satu yang identik dan peserta diminta untuk memilih kelompok mana yang identik dan merupakan hasil rotasinya. Contoh Soal: Petunjuk: pilihlah gambar yang memiliki pola yang sama dengan gam bar pada soal. Gambar yang sama adalah
Selengkapnya...

1. Menggabungkan Bentuk Pertanyaan dalam penggabungan dua bentuk melibatkan bentuk 2 dimensi yang sudah dipotong-potong menjadi beberapa bagian, kern dian peserta diminta untuk mencocokkan potongan-potongan gambar menjadi sebuah bentuk utuh. Atau bisa juga sebaliknya sebuah bentuk utuh, kemudian peserta diminta untuk memotong-motong menjadi beberapa bagianyang membentuk sebuah gambar utuh tersebut. Contoh Soal 1 Jawaban A Contoh Soal 2 Jawaban D Contoh Soal
Selengkapnya...

Perbedaan Gambar Tes. ini dapat juga disebut tes pengelompokan gambar. Dalam tes ini terdapat beberapa gambar yang memiliki pola, dan ciri yang sama. Kemudian peserta diminta mencari gambar yang berbeda atau tidak mempunyai pola/ciri yang sama. Contoh Soal Perbedaan Gambar Jawaban : B Pembahasan : Semua gambar memiliki pola yang sama dan memiliki 5 persegi putih di dalam, kecuali gambar 2. Jadi, jawaban yang benar adalah B Jawaban :C Sobat bisa perhatikan gambar,
Selengkapnya...

Tes seri gambar ini adalah tes yang bertujuan untuk mencari gam bar yang merupakan kelanjutan dari gambar sebelumnya. Gambar-gambar pada soal mempunyai hubungan dan memiliki irama tertentu. Sedangkan tes irama gambar ini adalah tes yang bertujuan untuk mencari gambar yang mempunyai hubungan yang seirama konsisten, serta logis dengan gambar yang ada pada soal Contoh Soal Psikotes Irama Gambar Jawaban : E Pembahasan : Gambar yang tepat untuk melengkapi rangkaian gambar di atas
Selengkapnya...

1. Penalaran Analitis Soal pada penalaran analitis biasanya berupa bentuk syarat-syarat tertentu untuk kemudian ditarik kesimpulan berdasarkan syarat-syarat yang diberikan. Pada tes penalaran analitis, ada beberapa tipe soal seperti berikut ini. 1.1.Tipe Implikasi Tipe implikasi berisi tentang hubungan antarsyarat. Sobat diminta untuk menghubungkan informasi yang sedikit rumit. Pada tipe ini, akan diberikan pertanyaan bersyarat. 1.2. Tipe Kombinasi Tipe kombinasi berisi soal dengan
Selengkapnya...

1. Pernyataan (proposisi) Pernyataan (proposisi) adalah suatu kalimat yang bernilai benar atau salah, tetapi tidak sekaligus benar dan salah. Untuk kalimat benar disimbolkan B, dan salah disimbolkan S. Contoh: 1. Balikpapan terletak di pulau Kalimantan. (Bernilai benar) 2. Provinsi Riau berada di Sulawesi. (Bernilai Salah) 3. 7 + 2 = 9 (bernilai benar)   1.1 Pernyataan tertutup (kalimat tertutup) Pernyataan tertutup atau kalimat tertutup adalah suatu
Selengkapnya...

1.1 Pengertian Bangun Ruang Bangun ruang adalah bangun matematika yang mempunyai isi atau Volume. Bangun ruang sering juga disebut bangun 3 dimensi karena memiliki 3 komponen utama sebagai berikut. 1.2 Bagian-bagian bangun ruang : Sisi               : bidang pada bangun ruang yang membatasi antara bangun ruang dengan ruangan sekitarnya   Rusuk           :
Selengkapnya...

1.1. PENGERTIAN BANGUN DATAR Bangun datar adalah bagian dari bidang datar yang dibatasi oleh garis-garis lurus atau lengkung (Imam Roji, 1997).  Bangun-bangun geometri baik dalam kelompok bangun datar maupun bangun ruang merupakan sebuah konsep abstrak. Artinya bangun-bangun tersebut bukan merupakan sebuah benda konkret yang dapat dilihat maupun dipegang. Demikian pula dengan konsep bangun geometri, bangun-bangun tersebut merupakan suatu sifat, sedangkan yang konkret, yang biasa
Selengkapnya...

1. Peluang adalah Kejadian atau peristiwa merupakan himpunan bagian dari ruang sampel Definisi peluang : Peluang suatu kejadian yang diinginkan adalah perbandingan banyaknya titik sampel kejadian yang diinginkan itu dengan banyaknya anggota ruang sampel kejadian tersebut. Peluang disebut juga dengan nilai kemungkinan Keterangan: n(S) = banyak anggota ruang sampel n(A) = banyaknya kejadian A P(A) = peluang kejadian A Nilai peluang berkisar antara 0 sampai 1. Bika nilai
Selengkapnya...

1. Statistika 1.1 Pengertian Statistika Statistika  ialah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana merencanakan, menganalisis, menginterpretasi, mengumpulkan dan mempresentasikan data sehingga bisa dikatakan bahwa Statistika merupakan ilmu yang berkenaan dengan data. Tetapi Statistika dan Statistik merupakan dua hal yang berbeda karena Statistik adalah data, sedangkan Statistika adalah ilmu yg berkenaan dengan data yang dapat digunakan untuk mendeskripsikan atau menyimpulkan data
Selengkapnya...

1. Pengertian Kecepatan Kecepatan adalah besaran yang didapat dari jarak tempuh orang atau suatu benda yang dibagi dengan waktu yang dibutuhkan untuk menepuh jarak tersebut. Untuk mengukur kecepatan biasanya digunakan alat yang disebut spidometer, alat ini biasanya ada pada kendaraan baik motor, mobil atau kendaraan yang lainnya. Alat ini sangat berguna ketika kendaraan sedang melaju dijalan, karena kita dapat mengetahui berapa kecepatan yang sedang kita gunakan. Karena kecepatan merupakan
Selengkapnya...

1.1   PERBANDINGAN  Pengertian Perbandingan adalah membandingkan dua nilai atau lebih dari suatu besaran yang sejenis dan dinyatakan dengan cara yang sederhana. Perbandingan a ke b dinyatakan dalam desimal atau  Perbandingan juga bisa dinyatakan dalam pecahan. Untuk memudahkan kita dalam memahami mengenai perbandingan, perhatikan uraian berikut: Berat badan Zahir 24 kg, sedangkan berat badan Krisna 30 kg. Perbandingan berat badan
Selengkapnya...

1. Pengertian Himpunan Himpunan adalah kumpulan benda atau objek yang dapat didefinisikan dengan jelas. Benda atau objek dalam himpunan disebut elemen atau anggota himpunan. Dari defi nisi tersebut, dapat diketahui objek yang termasuk anggota himpunan atau bukan. 1.2 IRISAN dan GABUNGAN DUA HIMPUNAN 1. Irisan Dua Himpunan Irisan dua himpunan A dan B adalah himpunan semua objek atau anggota himpunan yang sekaligus menjadi anggota himpunan A dan B. Adapun bentuk umum irisan adalah
Selengkapnya...

1. Pengertian Aritmetika Sosial Aritmetika sosial adalah peneraapan dari dasar-dasar perhitungan matematika dalam kehidupan sosial sehari-hari seperti perdagangan, perbankan dan lain-lain. 1.1 Nilai Keseluruhan dan Nilai Per-Unit Nilai keseluruhan adalah nilai total dari seluruh unit yang ada, sedangkan nilai per-unit adalah nilah per satu satuan barang atau produk. Contoh: Diketahui harga tiap unit laptop adalah Rp 4.000.000. Sebuah perusahaan akan membeli 12 laptop untuk
Selengkapnya...

1. Pengertian ALJABAR Bentuk ALJABAR adalah suatu bentuk matematika yang dalam penyajiannya memuat huruf-huruf untuk mewakili bilangan yang belum diketahui. Bentuk aljabar dapat dimanfaatkan untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Hal-hal yang tidak diketahui seperti banyaknya bahan bakar minyak yang dibutuhkan sebuah bis dalam tiap minggu, jarak yang ditempuh dalam waktu tertentu, atau banyaknya makanan ternak yang dibutuhkan dalam 3 hari, dapat dicari dengan menggunakan
Selengkapnya...

 Pengukuran Panjang Pengukuran panjang yaitu membandingkan panjang sesuatu dengan panjang sesuatu yang panjangnya sudah diketahui yang dijadikan sebagai patokan Pengukuran adalah membandingkan suatu ukuran dengan suatu ukuran yang lain yang sejenis sebagai patokan Panjang didefiniskan sebagai besaran yang menyatakan jarak dua titik. Besaran panjang memiliki banyak nama diantaranya tebal, tinggi, lebar, dan kedalaman. Satuan besaran panjang adalah meter Kalau turun n tangga,
Selengkapnya...

1. Pengertian Bilangan Bilangan pada awalnya hanya dipergunakan untuk mengingat jumlah, namun dalam perkembangannya setelah para pakar matematika menambahkan perbendaharaan simbol dan kata-kata yang tepat untuk mendefenisikan bilangan maka matematika menjadi hal yang sangat penting bagi kehidupan dan tak bisa kita pungkiri bahwadalam kehidupan keseharian kita akan selalu bertemu dengan yang namanya bilangan, karena bilangan selaludibutuhkan baik dalam teknologi, sains, ekonomi ataupun dalam
Selengkapnya...

1. Pengertian Analogi Analogi adalah kesimpulan yang ditarik dengan jalan menyampaikan atau memperbandingkan suatu fakta khusus dengan fakta khusus lain. Pemikiran ini juga biasa disebut pemikiran melalui persamaan atau pemikiran melalui analogi, atau disebut analogi logis. Analogi kadang-kadang disebut juga analogi induktif yaitu proses penalaran dari satu fenomena menuju fenomena lain yang sejenis kemudian disimpulkan bahwa apa yang terjadi pada fenomena yang pertama akan terjadi
Selengkapnya...

1. Pengertian Antonim Antonim merupakan hubungan semantik antara 2 satuan ujaran yang maknanya menyatakan kebalikannya, bertentangan, atau kontras antara kalimat yang satu dengan yang lainnya. Selain itu, antonim merupakan suatu kata yang berlawanan makna dengan kata lain. Antonim atau lawan kata. 1.  Jenis-jenis Antonim Antonim mempunyai beberapa pembagian sesuai degan jenisnya, berikut ini adalah jenis-jenis antonim Antonim Kembar Antonim kembar yaitu antonim yang
Selengkapnya...

1. Pengertian Sinonim Sinonim adalah pertalian dua kata atau lebih yang memiliki makna sama atau hampir sama. Suatu kata bersinonim dengan kata lainnya apabila dalam kalimat yang sama, kata-kata tersebut dapat saling menggantikan. Atau kata-kata yang memiliki kesamaan arti secara struktural atau leksikal dalam berbagai urutan kata-kata sehingga memiliki daya tukar (substitusi) Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengetahui sinonim, diantaranya : Tidak semua kata
Selengkapnya...